Posted on

Cara Menggunakan Hammer Test Mengukur Kekuatan Beton

harga jual hammer test

Saat ini pembangunan insfrastruktur dan bangunan gedung lainnya banyak sekali dimana-mana khususnya di negara tercinta kita ini tapi apakah mereka memikirkan kualitas dari beton yang mereka buat pastinya dong sudah ada SOP dan tolak ukur kualitas serta uji kekuatan terbaik.

Dan kali ini masteralatsurvey.com ingin berbagi bagaimana cara menggunakan hammer test untuk mengukur kekuatan beton atau alat uji beton ini dengan maksimal dan tentunya biar anda tidak salah menggunakan karena patal sekali jika salah mengukur atau test hasil uji betonnya.

Ada berbagai macam jenis beton berdasarkan kuat tekanannya, Kekuatan tekanan beton adalah beban persatuan luas yang menyebabkan beton hancur. oleh karena itu dalam penggunaanya perlu dicari berapa nilai kuat tekan betonnya agar sesuai dengan kebutuhan struktur yang direncanakan.

Oleh karena itu tentu kita membutuhkan alat untuk mengetes kekuatan beton dan alat yang biasa mengukur kekuatan beton seperti Hammer Test dan alat ini sangat peka terhadap variasi yang ada pada permukaan beton, misalnya keberadaan partikel batu pada bagian-bagian tertentu dekat permukaan. Oleh karena itu, diperlukan pengambilan beberapa kali pengukuran disekitar setiap lokasi pengukuran, yang hasilnya kemudian dirata-ratakan.

harga jual hammer test

Kelebihan Hammer Test :

  • Murah dan pengukuran bisa dilakukan dengan cepat
  • Praktis (mudah digunakan) tidak merusak

Kekurangan Hammer Test :

  • Hasil pengujian dipengaruhi oleh kerataan permukaan, kelembaban beton,
    sifat sifat dan jenis agregat kasar, derajad karbonisasi dan umur beton.
    Oleh karena itu perlu diingat bahwa beton yang akan diuji dengan test hammer haruslah dari
    jenis dan kondisi yang sama.
  • Sulit mengkalibrasi hasil pengujian. Tingkat keandalannya rendah.
  • Hanya memberikan imformasi mengenai karakteristik beton pada permukaan

Cara Menggunakan Hammer Test (Alat Uji Beton)

Rencanakan Pengujian Beton :

  1. Menyusun rencana jadwal pengujian, mempersiapkan peralatan yang diperlukan seperti test hammer.
  2. Mencari data tentang letak detail konstruksi, tata ruang dan mutu bahan konstruksi selama pelaksanaan bangunan berlangsung.
  3. Menentukan titik test.
    • Titik test untuk kolom diambil sebanyak 5 (lima) titik, masing-masing
      titik test terdiri dari 8 (delapan) titik tembak
    • Balok diambil sebanyak 3 (tiga) titik test masing-masing titik terdiri
      dari 5 (lima) titik tembak
    • Pelat lantai diambil sebanyak 5 (lima) titik test masing-masing terdiri
      dari 5 (lima) titik tembak.

Pelaksanaan Pengujian Test Beton :

  1. Letakkan ujung plunger yang terdapat pada ujung alat hammer test pada titik yang akan ditembak dengan memegang hammer test dengan arah tegak lurus atau miring bidang permukaan beton yang akan di test.
  2. Plunger di tekan secara pelan-pelan pada titik tembak dengan tetap menjaga kestabilan arah dari alat test hammer. Pada saat ujung plunger akan lenyap masuk kesarangnya akan terjadi tembakan oleh plunger terhadap beton dan tekan tombol yang terdapat dekat pangkal hammer test.
  3. Lakukan pengetesan terhadap masing-masing titik tembak yang telah ditetapkan semula dengan cara yang sama.
  4. Tarik garis vertikal dari nilai pantul yang dibaca pada grafik 1 yaitu hubungan antara nilai pantul dengan kekuatan tekan beton yang terdapat pada alat hammer sehingga memotong kurva yang sesuai dengan sudut tembak hammer.
  5. Besar kekuatan tekan beton yang ditest dapat dibaca pada sumbu vertikal yaitu hasil perpotongan garis horizontal dengan sumbu vertikal.

Demikian artikel cara menggunakan hammer test semoga bermanfaat dan jangan luka beri ratting dan bagikan artikel ini.

Jika anda sedang mencari atau membutuhkan alat uji beton hammer test berkualitas bisa klik disini

Butuh Bantuan ?

Tlp/WA : 0852-2061-5000

Email : cs@masteralatsurvey.com